LOVESTRUCK BOYS
S
|
EPILOG:
Ore ini aku pergi ke tempat les langganan ku,apakah itu lucu
jika kusebut langganan,huh?well…
Aku sudah les disana selama 4 tahun lebih.
Saat ini aku kelas 2 SMA,tapi menurut ku badan ku ini
benar-benar parah,dan tidak enak dilihat.ng…anak-anak muda biasa menyebut nya
bantet.
Aku selalu menjadi
bahan olok-olok karena tubuhku yang dipenuhi kata mines.
Aku juga tidak mempunyai banyak teman,bahkan dikelas aku
hamper sama sekali tidak mempunyai seseorang yang berbagi suka dan duka yang
dipanggil dengan sebutan ‘sahabat’
Aku selalu berfikir,untuk apa alasan ku untuk hidup?apa
tujuan ku yang sebenar nya?apakah suatu saaat nanti aku akan beruna bagi
warga?apakah keberadaan ku dibutuhkan?kepala ku selalu dipenuhi tanda Tanya..
Kenapa,kenapa dan kenapa…
Orang seperti ku,lebih baik,,lebih baik dari awal tidak
pernah dilahirkan…
‘’wooof’’
Tiba-tiba makluk kecil dan lucu menyerang ku,
‘’woof’’
‘’haha.dasar nakal’’
Ini kinui. Anjing ku sekaligus
sahabat ku..
“kinui..aku ingin berangkat les,kau jaga rumah dulu ya“.
“kaiing“kuping nya langsung
menunduk kebawah dan menampakan wajah memelas nya
Lucu nya..
Hanya dia,penyemangat hidup ku
“ok,,ok,,kau boleh mengantar ku,tapi habis itu langsung pulang ok”
“woof!“kali ini dia bersuara agak keras.
Aku mengeluarkan seulas senyum dan berfikir mungkin anjing memang mengerti
bahasa manusia ya,haha
Sesampai
di les
“STOP!batas mu sampai sini saja bocah.kau bleh pulang sekarang“
“kaiiing“
“owh..jurus itu tidak mempan lagi..kinui!pulang
sekarang atau..kau tidak kuberi makan malam!”
Kinui langsung pergi dari ku
dengan larian nya yang
cepat,meninggalkan ku yang sedang tertawa geli,tentu saja aku tidak akan pernah
tega tidak member makan kinui saat waktu makan,karena aku sangat sayang pada
kinui..
Saat aku memasuki ruangan ku aku melihat segerumbulan orang membuat 1
linkaran mengelilingi seserang.
Walaupun aku terlihat tak peduli tapi aku sebenar nya ingin bergabung dalam
segerombolan itu,tapi....
„“Hakase!“
Aku kaget,dan seluruh gerombolan melihat ku.
‘ Itu...itu kan....‘kata ku dalam batin
„“ini aku lho..midori yanagi lho“
Aku diam mematung,diakan murid pindahan yang pindah dari kota .
Yap,kami satu sekolah dan kami sekelas.
Dia,,si anak populer dadakan,padahal masih status anak baru,tapi dia sudah
dikenal seisi sekolah,seperti ku.....
Tapi ia cenderung
lebih mengarah kearah positif,
wajah nya yang
tampan,lekukan tubuh dan wajah yang indah,berkulit putih,dan wajah yang sama
sekali tidak ada jerawat..
dia bahkan pintar disemua mata pelajaran,olahraga,disenangi
semua guru,
dan pintar bersosialisasi….
Menurut ku,dia benar-benar MR.PERFECK
Didalam hati ku
yang paling dalam,aku sangat mengagumi nya,ingin bisa mengobrol dengan
nya,ingin bisa seperti nya..
Dulu,,dulu sekali,,tempat duduk nya dekat dengan ku,saat ia
pindah kesekolah ku ia selalu berusaha mengajak ku ngobrol,kuakui dia orang
yang baik..tapi…
Aku tak ingin ada rumor jelek tentang nya..berteman dengan
makluk seperti ku…
Hanya akan merusak nama baik nya saja…
Sejak saat itu ia tidak mengajak bicara ku lagi,mungkin dia
sudah tau rumor tentang ku.
Tapi melihat nya
sekelas lagi ditempat yang berbeda…
Aku jadi sempat
berharap menjadi teman nya..
Aku sangat senang
saat ia memanggil nama ku...
Aku sempat
mendengar bisikan yang nada nya sengaja diperdengarkan
‚“hee..yanagi
kenal dengan hakase?“
,“padahalkan
hakase tipe orang yang gak asik di ajak ngobrol“
,“haha iyaya..kok
bisa ya“
Aku hanya bisa
diam bisu ditempat duduk yang biasa kutempati,
aku sangat
berharap mereka berhenti berkata negatif tentang diriku didepan yanagi.
,“disini dia paling bodoh lho“
“haha juga paling pendek sih ya”
Kumohon!hentikan!ini
tidak lucu!
Aku menjerit
sendiri didalam hati dengan wajah ketawa kecil…
Aku merasa,,aku
harus tertawa,,,,aku,,,,,
tidak tau harus
mengekspresikan wajah seperti apa..
aku tidak tau
apakah mereka menyadari keganjilan dalam tawa ku?
Aku melirik
sedikit kearah yanagi,ia hanya diam..
Sejenak aku
berfikir,apa,,dimanapun aku berada,aku tidak akan pernah bahagia?
“aah...kami teman sekelas“kata yanagi dengan
seulas senyum
Aku berfikir,ia
sempat bicara juga,dan lagi,,mungkin sekarang dia malu ngobrol dengan ku
“haha teman
sekelas toh“
“pantas saja
haha“
Hentikan!!!!!
“hakase
benar-benar orang yang baik,dan aku menyukai nya“
Eh
Itu...suatu
kata-kata yang tak bisa kutebak,terutama keluar dari mulut yanagi,sianak
populer itu,saat itu aku baru sadar
Aku memandang seisi ruangan semua pada bengong,tidak tau
harus berkata apa
Saat itu aku mendengar suara langkah kaki dengan hak sepatu
yang tinggi,suara yang sudah begitu familiar ditelingaku.
“GREEEEEK’’
Suara pintu bergeser
“semua nya!kembali ketempat duduk masing-masing!cepatlah!”
Ini fumino
hanabisi sensei,tapi biasa dipanggil fumi sensei,
gaya nya
benar-benar stylih padahal umur nya sudah mendekati 30an dan masih belum
menikah,tapi gaya nya benar-benar seperti gadi 17 tahunan,
menurutku gaya
fumi sensei seperti seorang yakuza.
Kemudiaan aku melihat arah mata fumi sensei yang tajam mengarah ke yanagi.
“hoo..anak baru ya?manis nya..”
Fumi sensei mendekati yanagi dengan gaya manja nya.
„ „“cih,guru itu hanya baik sama yang imut-imut“
Bisikan sekumpulan anak cowok dibelakang ku,
sayang nya,fumi sensei mendengar itu semua
ia segere mendekati segerombolan laki-laki itu,tentu laki-laki itu wajah
nya menjadi pucat pasi,menyadari bahwa ia baru saja memancing amarah sang
harimau
sedangkan sekempulan kaum hawa tertawa terbahak-bahak
“rasain tuh“
Aku melirik ke arah yanagi
penasaran akan reaksi nya,ternyata ia malah ikut tertawa,menertawakan kumpulan
laki-laki itu.
Melihat wajah nya entah kenapa
membuat hatiku tenang,rasa nya aku juga ingin tertawa meski menurut ku itu
tidak lucu.
Tanpa sadar ia menatapku,saat
kutatap balik,ia mengeluarkan seulas senyum yang membuat cowok maupun cewek
keleper-keleper..
Menurutku itu sangat indah…
Dan aku senang,seulas senyum itu dikirimkan dari nya hanya untuk ku.
Entah kenapa hari ini aku merasa sangat bahagia,
aku merasa,,kami ,,kami mungkin saja bisa menjadi sahabat.
..........................
“hakase!pulang bareng yuk“ kata yanagi lembut
Aku hanya mengangguk,kalo kubilang iya,rasa nya terasa sangat canggung,
padahal disekolah seakan seperti kami tidak pernah beradu pandang.
Hari ini intah kenapa aku sangat ....
“hari ini aku senang banget“ kata nya tiba-tiba,memotong perkataan ku daridalam
hati.
“bisa bicara dan sedekat ini dengan hakase benar-benar tak terduga“
Akhir nya ia yang memulai pertama pembicaraan yang awal nya sunyi beberapa detik lalu,aku hanya diam bisu,berfikir
apa dia sedang meledek ku?
„“sungguh,aku sangat
senang,awal nya kupikir kau orang yang susah didekati...tapi mengingat sekarang
kita pulang bersama....seperti mimpi saja“
DEG!
Apa ini?perasaan ini?aku
sangat senang sekali...justru akulah ...yang berfikir ini seperti mimpi,padahal
awal nya kupikir kita berada di dunia yang bebeda,
melihat kita sedang
dalam 1 jalur,1 jalan , meskipun berbeda tujuan..
aku sangat senang..
“aku senang,seperti
nya teman ku bertambah 1 lagi deh haha“
Lanjut nya melihat
aku belum menjawab apa-apa..
Aku juga,,ingin mengucapkan sesuatu….
Aku,,,masih belum
ingin pembicaraan ini berakhir
“aku juga,,sangat
senang.. “entah kenapa sebelum melanjutkan kata-kata ku,aku malah malu duluan dengan
kata-kata ku sendiri....
Aku melirik sedikit
kearah wajah nya menebak reaksi wajah apa yang akan dikeluarkan nya nya,entah reaksi
seperti apa yang kuharapkan.
Dari mataku aku melihat
wajah nya yang sempat kaget sejenak kemudian tersenyum lagi.
„“ngomong-ngomong...selama
ini kenapa hakase-san suka cuek ama saya?apakah saya mengganggu selama ini?“
1 lagi kalimat yang
tak terduga dari mulut nya..
Melihat nya,seperti
nya ia menunggu jawaban ku….aku.....tidak tau harus berbuat apa
Akhir nya aku mulai
menggerakan mulut ku perlahan-lahan
„“aku..sama sekali
tidak mengerti,,maksud yanagi apa ya?“
Setelah aku mengucapkan
sepatah kata itu.
Aku melihat wajah
yanagi yang terlihat sangat kecewa
Akhir nya kami diam
sejenak...
Aku bisa mendengar
nafas ku sendiri di kedinginan suasana ini
„“aah....rumah ku
arah sini,,kalau begitu,samapai jumpa lagi disekolah“
Kata-kata itu seperti
sentruman 100 watt bagiku,
mungkin kah dia pikir
aku ini menyebalkan?tidak peka?apakah besok kita masih bisa seperti ini lagi?begitu
banyak hal yang kawatirkan....
aku....merasa...aku
takut akan hari esok
aku melihat ia meninggalkanku
perlahan-lahan...
entah kenapa mlihat
punggung nya terasa sangat sesak,,,
melihat ia perlahan-lahan menjauh,…
aku,….
Tidak ingin berakhir seperti ini…
“YANAGI!!!”aku memanggil
nama nya sekuat aku bisa..
Dia menoleh...dia
menoleh,...aku sempat merasa senang sekaligus lega
„“aku..tidak pernah
membenci mu...aku..tidak pernah menganggap mu mengganggu...
Karena kita...adalah
teman!“
Aaaaaaaah...aku benar-benar
mengatakan nya..rasa nya benar-benar malu...
Dari kacamataku ni
aku melihat seulas senyum yang belum pernah kulihat...
Aku...
Menjadi orang yang
selalu menunggu...
Menunggu akan hari
esok
No comments:
Post a Comment