Friday, 4 January 2013

epilog



LOVESTRUCK BOYS
S
EPILOG:



Ore ini aku pergi ke tempat les langganan ku,apakah itu lucu jika kusebut langganan,huh?well…
Aku sudah les disana selama 4 tahun lebih.
Saat ini aku kelas 2 SMA,tapi menurut ku badan ku ini benar-benar parah,dan tidak enak dilihat.ng…anak-anak muda biasa menyebut nya bantet.
 Aku selalu menjadi bahan olok-olok karena tubuhku yang dipenuhi kata mines.
Aku juga tidak mempunyai banyak teman,bahkan dikelas aku hamper sama sekali tidak mempunyai seseorang yang berbagi suka dan duka yang dipanggil dengan sebutan ‘sahabat’
Aku selalu berfikir,untuk apa alasan ku untuk hidup?apa tujuan ku yang sebenar nya?apakah suatu saaat nanti aku akan beruna bagi warga?apakah keberadaan ku dibutuhkan?kepala ku selalu dipenuhi tanda Tanya..
Kenapa,kenapa dan kenapa…
Orang seperti ku,lebih baik,,lebih baik dari awal tidak pernah dilahirkan…
     ‘’wooof’’
Tiba-tiba makluk kecil dan lucu menyerang ku,
‘’woof’’
‘’haha.dasar nakal’’
Ini kinui. Anjing ku sekaligus sahabat ku..
“kinui..aku ingin berangkat les,kau jaga rumah dulu ya“.
  “kaiing“kuping nya langsung menunduk kebawah dan menampakan wajah memelas nya
Lucu nya..
Hanya dia,penyemangat hidup ku
“ok,,ok,,kau boleh mengantar ku,tapi habis itu langsung pulang ok”
“woof!“kali ini dia bersuara agak keras.
Aku mengeluarkan seulas senyum dan berfikir mungkin anjing memang mengerti bahasa manusia ya,haha







Sesampai di les
“STOP!batas mu sampai sini saja bocah.kau bleh pulang sekarang“
 “kaiiing“
 “owh..jurus itu tidak mempan lagi..kinui!pulang sekarang atau..kau tidak kuberi makan malam!”
Kinui langsung pergi dari ku dengan  larian nya yang cepat,meninggalkan ku yang sedang tertawa geli,tentu saja aku tidak akan pernah tega tidak member makan kinui saat waktu makan,karena aku sangat sayang pada kinui..
Saat aku memasuki ruangan ku aku melihat segerumbulan orang membuat 1 linkaran mengelilingi seserang.
Walaupun aku terlihat tak peduli tapi aku sebenar nya ingin bergabung dalam segerombolan itu,tapi....
„“Hakase!“
Aku kaget,dan seluruh gerombolan melihat ku.
 ‘ Itu...itu kan....‘kata ku dalam batin
„“ini aku lho..midori yanagi lho“
Aku diam mematung,diakan murid pindahan yang pindah dari kota .
Yap,kami satu sekolah dan kami sekelas.
Dia,,si anak populer dadakan,padahal masih status anak baru,tapi dia sudah dikenal seisi sekolah,seperti ku.....
Tapi ia cenderung lebih mengarah kearah positif,
wajah nya yang tampan,lekukan tubuh dan wajah yang indah,berkulit putih,dan wajah yang sama sekali tidak ada jerawat..
dia bahkan pintar disemua mata pelajaran,olahraga,disenangi semua guru,
dan pintar bersosialisasi….
Menurut ku,dia benar-benar MR.PERFECK
   Didalam hati ku yang paling dalam,aku sangat mengagumi nya,ingin bisa mengobrol dengan nya,ingin bisa seperti nya..
Dulu,,dulu sekali,,tempat duduk nya dekat dengan ku,saat ia pindah kesekolah ku ia selalu berusaha mengajak ku ngobrol,kuakui dia orang yang baik..tapi…
Aku tak ingin ada rumor jelek tentang nya..berteman dengan makluk seperti ku…
Hanya akan merusak nama baik nya saja…
Sejak saat itu ia tidak mengajak bicara ku lagi,mungkin dia sudah tau rumor tentang ku.
Tapi melihat nya sekelas lagi ditempat yang berbeda…
Aku jadi sempat berharap menjadi teman nya..
Aku sangat senang saat ia memanggil nama ku...
Aku sempat mendengar bisikan yang nada nya sengaja diperdengarkan
‚“hee..yanagi kenal dengan hakase?“
,“padahalkan hakase tipe orang yang gak asik di ajak ngobrol“
,“haha iyaya..kok bisa ya“
Aku hanya bisa diam bisu ditempat duduk yang biasa kutempati,
aku sangat berharap mereka berhenti berkata negatif tentang diriku didepan yanagi.
,“disini dia paling bodoh lho“
“haha juga paling pendek sih ya”
Kumohon!hentikan!ini tidak lucu!
Aku menjerit sendiri didalam hati dengan wajah ketawa kecil…
Aku merasa,,aku harus tertawa,,,,aku,,,,,
tidak tau harus mengekspresikan wajah seperti apa..
aku tidak tau apakah mereka menyadari keganjilan dalam tawa ku?
Aku melirik sedikit kearah yanagi,ia hanya diam..
Sejenak aku berfikir,apa,,dimanapun aku berada,aku tidak akan pernah bahagia?
   “aah...kami teman sekelas“kata yanagi dengan seulas senyum
Aku berfikir,ia sempat bicara juga,dan lagi,,mungkin sekarang dia malu ngobrol dengan ku
“haha teman sekelas toh“
“pantas saja haha“
                              Hentikan!!!!!
“hakase benar-benar orang yang baik,dan aku menyukai nya“
Eh
Itu...suatu kata-kata yang tak bisa kutebak,terutama keluar dari mulut yanagi,sianak populer itu,saat itu aku baru sadar
Aku memandang seisi ruangan semua pada bengong,tidak tau harus berkata apa
Saat itu aku mendengar suara langkah kaki dengan hak sepatu yang tinggi,suara yang sudah begitu familiar ditelingaku.
   “GREEEEEK’’
Suara pintu bergeser
“semua nya!kembali ketempat duduk masing-masing!cepatlah!”
Ini fumino hanabisi sensei,tapi biasa dipanggil fumi sensei,
gaya nya benar-benar stylih padahal umur nya sudah mendekati 30an dan masih belum menikah,tapi gaya nya benar-benar seperti gadi 17 tahunan,
menurutku gaya fumi sensei seperti seorang yakuza.
Kemudiaan aku melihat arah mata fumi sensei yang tajam mengarah ke yanagi.
 “hoo..anak baru ya?manis nya..”
Fumi sensei mendekati yanagi dengan gaya manja nya.
„ „“cih,guru itu hanya baik sama yang imut-imut“
Bisikan sekumpulan anak cowok dibelakang ku,
sayang nya,fumi sensei mendengar itu semua
ia segere mendekati segerombolan laki-laki itu,tentu laki-laki itu wajah nya menjadi pucat pasi,menyadari bahwa ia baru saja memancing amarah sang harimau




sedangkan sekempulan kaum hawa tertawa terbahak-bahak
“rasain tuh“
Aku melirik ke arah yanagi penasaran akan reaksi nya,ternyata ia malah ikut tertawa,menertawakan kumpulan laki-laki itu.
Melihat wajah nya entah kenapa membuat hatiku tenang,rasa nya aku juga ingin tertawa meski menurut ku itu tidak lucu.
Tanpa sadar ia menatapku,saat kutatap balik,ia mengeluarkan seulas senyum yang membuat cowok maupun cewek keleper-keleper..
Menurutku itu sangat indah…
Dan aku senang,seulas senyum itu dikirimkan dari nya hanya untuk ku.
Entah kenapa hari ini aku merasa sangat bahagia,
aku merasa,,kami ,,kami mungkin saja bisa menjadi sahabat.

..........................





“hakase!pulang bareng yuk“ kata yanagi lembut
Aku hanya mengangguk,kalo kubilang iya,rasa nya terasa sangat canggung,
padahal disekolah seakan seperti kami tidak pernah beradu pandang.
Hari ini intah kenapa aku sangat ....
“hari ini aku senang banget“ kata nya tiba-tiba,memotong perkataan ku daridalam hati.
“bisa bicara dan sedekat ini dengan hakase benar-benar tak terduga“
Akhir nya ia yang memulai pertama pembicaraan yang awal nya sunyi  beberapa detik lalu,aku hanya diam bisu,berfikir apa dia sedang meledek ku?
„“sungguh,aku sangat senang,awal nya kupikir kau orang yang susah didekati...tapi mengingat sekarang kita pulang bersama....seperti mimpi saja“
DEG!
Apa ini?perasaan ini?aku sangat senang sekali...justru akulah ...yang berfikir ini seperti mimpi,padahal awal nya kupikir kita berada di dunia yang bebeda,
melihat kita sedang dalam 1 jalur,1 jalan , meskipun berbeda tujuan..
aku sangat senang..
“aku senang,seperti nya teman ku bertambah 1 lagi deh haha“
Lanjut nya melihat aku belum menjawab apa-apa..
Aku juga,,ingin mengucapkan sesuatu….
Aku,,,masih belum ingin pembicaraan ini berakhir
“aku juga,,sangat senang.. “entah kenapa sebelum melanjutkan kata-kata ku,aku malah malu duluan dengan kata-kata ku sendiri....
Aku melirik sedikit kearah wajah nya menebak reaksi wajah apa yang akan dikeluarkan nya nya,entah reaksi seperti apa yang kuharapkan.
Dari mataku aku melihat wajah nya yang sempat kaget sejenak kemudian tersenyum lagi.
„“ngomong-ngomong...selama ini kenapa hakase-san suka cuek ama saya?apakah saya mengganggu selama ini?“
1 lagi kalimat yang tak terduga dari mulut nya..
Melihat nya,seperti nya ia menunggu jawaban ku….aku.....tidak tau harus berbuat apa
Akhir nya aku mulai menggerakan mulut ku perlahan-lahan
„“aku..sama sekali tidak mengerti,,maksud yanagi apa ya?“
Setelah aku mengucapkan sepatah kata itu.
Aku melihat wajah yanagi yang terlihat sangat kecewa
Akhir nya kami diam sejenak...
Aku bisa mendengar nafas ku sendiri di kedinginan suasana ini
„“aah....rumah ku arah sini,,kalau begitu,samapai jumpa lagi disekolah“
Kata-kata itu seperti sentruman 100 watt bagiku,
mungkin kah dia pikir aku ini menyebalkan?tidak peka?apakah besok kita masih bisa seperti ini lagi?begitu banyak hal yang kawatirkan....
aku....merasa...aku takut akan hari esok
aku melihat ia meninggalkanku perlahan-lahan...
entah kenapa mlihat punggung nya terasa sangat sesak,,,
melihat ia perlahan-lahan menjauh,…
aku,….
Tidak ingin berakhir seperti ini…
“YANAGI!!!”aku memanggil nama nya sekuat aku bisa..
Dia menoleh...dia menoleh,...aku sempat merasa senang sekaligus lega
„“aku..tidak pernah membenci mu...aku..tidak pernah menganggap mu mengganggu...
Karena kita...adalah teman!“
Aaaaaaaah...aku benar-benar mengatakan nya..rasa nya benar-benar malu...
Dari kacamataku ni aku melihat seulas senyum yang belum pernah kulihat...
Aku...
Menjadi orang yang selalu menunggu...
Menunggu akan hari esok